Ingin Coba Diet Sehat Selama Ramadhan? Cek di Sini!

Ingin Coba Diet Sehat Selama Ramadhan? Cek di Sini!

0 34
pic. rmoljakarta

ALHIKMAH.CO–Terkadang orang sering mengeluh dengan berat badan mereka yang berlebihan. Segala upaya mereka coba untuk menurunkan berat badan, walau hanya satu kilogram pun. Apalagi kaum hawa, mereka menginginkan tubuh langsing dan ideal. Program diet mereka ikuti, dari mengurangi porsi makan, memakan obat diet, berolahraga dan lain sebagainya.

Ada yang sampai mereka tidak makan seharian hanya untuk mengurangi berat badan. Sungguh program diet yang tidak sehat. Puasa sering kali menjadi pilihan umat muslim dalam melakukan program diet.

Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam, pada bulan ini seluruh umat muslim berkomitmen untuk menjalankan satu bulan penuh dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Ibadah puasa mengharuskan umat muslim untuk menahan nafsu, tidak makan dan minum dari fajar sampai senja.

Pola makan kita saat bulan Ramadhan akan berbeda dengan bulan-bulan pada umumnya. Kita hanya makan pada saat dini hari atau di waktu sahur dan di saat senja atau di saat berbuka puasa. Pada hari pertama berpuasa, sistem tubuh terasa tidak nyaman karena sedang beradaptasi dengan pola makan kita yang berubah. Namun ke depannya akan mulai terbiasa dan kesehatan tubuh akan tetap terjaga dengan mengkonsumsi gizi yang cukup.

Untuk para perempuan yang ingin melakukan diet. Ada beberapa tips melakukan program diet sehat di bulan Ramadhan.

  1. Aturlah jadwal makan selama bulan Ramadhan. Makan di waktu Sahur diibaratkan makan pagi atau pengganti sarapan. Malamnya, di saat berbuka makanlah beberapa makanan ringan yang bergizi serta setelah sholat magrib makanlah makanan berat. Hal ini dapat membantu pencernaan, agar lambung tidak kaget dalam menerima asupan makanan. Janganlah terburu-buru makan saat berbuka puasa, karena dapat mengganggu kesehatan organ pencernaan.
  2. Sertakan karbohidrat kompleks yang kayak akan serat dalam hidangan makanan, contohnya roti gandung, beras merah, kacang, buah-buahan, dan sayuran. Makanan seperti ini sangatlah tepat dikonsumsi saat sahur. Banyak keuntungan yang didapat selain dicerna dalam waktu yang lama, karbohidrat kompleks juga membantu meningkatkan kadar glukosa darah yang baik dan membantu menjaga kestabilannya.
  3. Tradisi menyantap semangkuk kolak saat berbuka puasa sudah sangat melekat di masyarakat Indonesia. Namun kebiasaan ini akan berdampak buruk bagi penderita diabetes.Memakan kolak akan meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Berbuka puasa memang dianjurkan untuk memakan yang manis-manis terlebih dahulu. Pilihlah makanan yang manisnya alami, seperti kurma dan buah-buahan lainnya dengan tambahan gula sedikit saja. Jangan memakan makanan ringan yang terlalu manis karena dapat menghilangkan selera makan, dan menunda makan. Padahal proses metabolisme dalam tubuh membutuhkan nutrisi yang lain.
  4. Orang Indonesia saat bulan Ramadhan seringkali menyukai makanan-makanan yang digoreng. Padahal jika dikonsumsi terlalu banyak akan menimbulkan beberapa penyakit di dalam tubuh. Buatlah variasi menu makanan dengan direbus, dipanggang, atau ditumis untuk mengurangi minyak di dalam makanan yang dikonsumsi.
  5. Sangat dianjurkan untuk makan secara perlahan dan mengunyah makanan dengan baik. Meskipun selama 12 jam perut tidak diisi makanan sedikit pun, pada saat berbuka janganlah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang besar dan memakannya secara cepat. Ingat bahwa dibutuhkan waktu selama 20 menit untuk perut memberitahu ke otak sehingga makanlah dengan porsi yang sedikit terlebih dahulu.
  6. Setelah mengisi perut dengan baik dan benar dilanjutkan dengan ibadah tarawih, alangkah baiknya jika melakukan jalan-jalan di malam hari minimal 30 menit. Berjalan kaki di sekitar rumah merupakan kegiatan yang ideal, karena dapat membantu metabolisme. Tidak hanya itu, dengan berjalan di malam hari juga dapat membantu pikiran tetap jernih. (lutfi/alhikmahco)

Sumber : http://bidanku.com/tips-diet-sehat-selama-bulan-ramadhan

Komentar ditutup.