Indonesia Juara MEA dengan Panca Sila ala Yuswohady

Indonesia Juara MEA dengan Panca Sila ala Yuswohady

0 65

ALHIKMAH.CO,– Bukan perkara mudah menghadapi persaingan dunia usaha bila sudah memasuki era Pasar Bebas Asean (MEA). Pelbagai strategi perlu dipersiapkan, khususnya oleh para pebisnis domestik agar bisa bersaing dan diperhitungkan. Dalam perhelatan Pesta Wirausaha 2015 yang digelar Komunitas Tangan Di Atas (TDA), konsultan bisnis dan marketing ternama di Indonesia, Yuswohady mengungkapkan strategi Indonesia Juara MEA dengan tagline Panca Sila Juara MEA.

“Secara khusus saya melakukan kajian untuk merumuskan strategi yang bisa diambil brand lokal (khususnya UKM) untuk bisa menjadi juara MEA. Sesuai namanya (Panca Sila), strategi ini mencakup lima pilihan, jadi di sini maksudnya bukan Pancasila,” ungkap Yuswohady di Gedung Sasono Adi Guno-TMII Jakarta, (03/04/2015).

Yuswohady menyebutkan sila pertama adalah dengan menggunakan brand lokal untuk memenangkan persaingan. Ia menyebut pebisnis UKM yang menjalankan strategi ini sebagai: Local Champion.

“Di sini UKM harus cerdas memanfaatkan keunikan lokal untuk memenangkan persaingan. Keunikan lokal tersebut bisa berbentuk pemahaman yang mendalam terhadap pasar dan konsumen lokal, penggunaan bahan-bahan lokal, pemanfaatan tradisi dan kearifan lokal, atau bisa juga hubungan (relationship) dengan partner dan stakeholders lokal,” paparnya.

yuswohady 2“Seperti Dian Pelangi membangun keunggulan bersaing dengan membangun keunikan lokal melalui pemahaman mendalam terhadap pasar muslim di Indonesia, Restoran Ny. Suharti yang membangun keunikan lokal dengan menggunakan bahan dan resep masakan lokal. Dengan mengusung tagline “Kopi Asli Indonesia”, atau Anomali yang membangun keunikan lokal dengan memanfaatkan kekayaan kopi Indonesia yang dikenal terenak di dunia, lanjut Yuswohady.