Ide Pemisahan Agama dan Politik Dinilai Kadaluarsa dan Sekuler Ekstrem

Ide Pemisahan Agama dan Politik Dinilai Kadaluarsa dan Sekuler Ekstrem

0 51
pic.harianterbit

ALHIKMAHCO,– Sejarawan muslim Dr. Tiar Anwar Bachtiar menilai statement Presiden Jokowi terkait pemisahan agama dan politik menandakan bahwa Presiden tidak memahami perkembangan politik dunia. Apa yang disampaikan Presiden, katanya, telah kadaluarsa.

“Itu pemikiran satu abad lalu. Pemikiran ini dulu dikenal sebagai pemikiran sekuler ekstrem yang tidak pernah ada wujudnya dalam dunia nyata,” jelas pria yang menjadi pembina di Jejak Islam untuk Bangsa ini pada Alhikmah, Kamis (30/3/2017).

Ia menerangkan, sejak dahulu memang ada upaya memisahkan agama dan politik di Eropa. Namun, upaya itu gagal. Hingga kini, lanjut Dr. Tiar, partai-partai agama di Eropa masih kokoh berdiri. Sebagian bahkan memenangkan Pemilu.

“Simbol-simbol agama tidak bisa dilepaskan dari politik,” tandasnya. []