HTI Bandung Hangatkan CFD-Dago dengan Diskusi Politik

HTI Bandung Hangatkan CFD-Dago dengan Diskusi Politik

0 82

ALHIKMAH.CO,– Lajnah Khusus Mahasiswa HTI Bandung kembali gelar Call for Khilafah dengan tema “Kebijakan Kapitalis, Penyebab Utama Harga-harga Naik”. Hadir sebagai nara sumber dari Gema Pembebasan Jawa Barat, Mufid Dahlan dan Koordinator Daerah BKLDK Cimahi, Zulkepli.

Mufid mengatakan kalau naiknya harga-harga kebutuhan pokok yang mencekik masyarakat bersumber dari sistem kapitalis yang selama ini eksis di Indonesia. “Kita tidak bisa hanya menyodorkan solusi parsial yang hanya mencakup satu bagian saja, tetapi ini adalah permasalahan sistem yang sudah sangat kronis,” ungkapnya di Car Free Day Dago-Bandung, (Ahad 15/03/2015).

Dalam sistem kapitalis yang selama ini ada, imbuh Mufid, hanya mengakomodasi kepentingan para kapitalis pemilik modal besar. Sedangkan rakyat kecil berada di urutan terakhir untuk disejahterakan. Para penguasa yang ditopang oleh para kapitalis selalu memanfaatkan kekuasaan mereka untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya tanpa memerhatikan nasib rakyat.

“Jadi, amat tidak pantaslah, sistem kapitalis memimpin negeri ini,” tandasnya.

3

Sementara itu, Zulkepli menerangkan masyarakat saat ini sepertinya sudah dicekoki oleh para pengemban kapitalis kalau permasalahan ini bukanlah permasalahan sistem, melainkan hanya masalah personal yang menjalankan sistem. Padahal, imbuhnya, para pejabat telah berganti, dari mulai presiden sampai mentri-mentrinya tetapi hasilnya tetap sama.

“Solusi sistemik yang perlu dilaksanakan adalah dengan menerapkan sistem Islam untuk menggantikan sosialis dan kapitalis yang sudah jelas kerusakannya,” lanjutnya.

Senada dengan Mufid, Zulkepli menegaskan ketika negeri ini akan melakukan perubahan, maka pilihan satu-satunya adalah dengan menerapkan Islam secara kaffah dan membuang sistem kapitalis.

9

Selain diskusi, aktifis mahasiswa Hizbut Tahrir juga membagikan media dakwah buletin Al pada masyarakat yang ada di wilayah CFD-Dago. [] (pnurullah/alhikmah/rilis)