Hindari Perceraian Rumah Tangga dengan Lima Cara Ini

Hindari Perceraian Rumah Tangga dengan Lima Cara Ini

0 51

ALHIKMAHCO,– Dinamika dunia rumah tangga sering membawa pasangan suami istri pada prahara yang berujung perceraian. Untuk mengatasi hal tersebut, Ummi Mimin Aminah menjelaskan lima cara membangun keluarga bahagia yang berpangkal pada Surga.

“Pertama, bangunlah iman kita. Kepada Allah kita menggantungkan semua kesenangan dan kesedihan kita, dan Allah pula yang telah mengatur kehidupan kita. Dengan begitu, kita bisa meniatkan diri bahwa apa yang akan kita lakukan pada keluarga adalah dalam rangka ibadah kepada Maha Pengatur,” jelas pengasuh rubrik Curhatmu di Tabloid Alhikmah ini, di Masjid Al Hamid Puri Dago Bandung, Senin (25/1/2016).

Ia menuturkan, Allah akan memberikan ketenangan menghadapi masalah pada mukmin yang mau membangun imannya. Meskipun diberi ujian rumah tangga, katanya, mukmin tersebut akan ingat bahwa penderitaan di dunia tak akan sebanding dengan sakitnya penderitaan di akhirat.

Kedua, memperbaiki ibadah. Ustadzah Mimin mengingatkan, bahwa Allah akan memperbaiki urusan-urusan hamba-Nya yang beribadah. Tak hanya perkara rezeki, namun perkara dengan anak, suami, maupun urusan rumah tangga lainnya.

“Ketiga, memperbaiki akhlak,” katanya. Menurutnya, akhlak baik adalah modal besar dalam membangun keluarga sakinah, sebab itu akan menghasilan perasaan tentram. Balasan dari Allah  pun sangat besar. Ummi Mimin pun menyitat salah satu hadits, seorang mukmin yang kedudukannya paling dekat dengan Rasul di surga, adalah ia yang berakhlak baik pada keluarganya.

Keempat, memperbanyak sedekah. Ini, katanya, poin yang tak banyak diperhatikan orang lain. Ustadzah Mimin menyatakan, jika seorang mukmin memudahkan urusan mukmin yang kesulitan, maka mukmin tersebut akan dilapangkan segala kesulitannya oleh Allah.

“Tidak ada orang yang miskin gara-gara sedekah. Jika menolong orang lain, maka Allah lah yang nantinya akan menolong kita. Allah bisa jadi akan membalas kita dengan imam rumah tangga yang baik, atau anak yang sholeh,” tukasnya.

Terakhir, bersabar. Sebagaimana QS Az Zumar: 10, Ustadzah Mimin menjelaskan bahwa pahala orang yang bersabar akan disempurnakan tanpa batas. “Jika kita memperbaiki semua permasalahan keluarga dengan sabar dan ikhlas, niscaya pahala Allah akan mengalir tanpa batas,” tutupnya. (Aghniya/Alhikmah)