Hijabers Mom Community (HMC), Komunitas Hijab Para Mom

Hijabers Mom Community (HMC), Komunitas Hijab Para Mom

0 1450

Fenomena muslimah hijab yang semakin berkembang tidak hanya dapat dirasakan di negeri ini. Para muslimah seantero bumi berbondong-bondong menggunakan hijab dengan berbagai alasan. Ada yang sekadar mengikuti tren, hingga mereka yang memang sudah paham kewajiban menutup aurat.

Tak ayal beragam konsep busana muslim wanita kian menyuguhkan model-model yang menawan. Tak hanya sampai di situ, kini muncul komunitas-komunitas yang biasa kita dengar dengan kata hijabers. Komunitas difungsikan sebagai sarana berkumpulnya para kaum wanita dengan visi dan misi yang sama baik dari segi keyakinan, bergaya atau berbusana, bahkan kesamaan status.

Seperti komunitas yang satu ini, Hijabers Mom Community (HMC) yang dibentuk sejak 24 September 2011 lalu. HMC hadir sebagai salah satu sarana bagi wanita muslimah yang berhijab dan telah menikah untuk mewakafkan waktunya ke arah yang lebih positif, yakni dengan memberikan manfaat kepada masyarakat luas, setelah menyelesaikan urusan keluarganya di rumah.

Berawal dari persahabatan lima orang founder yakni Irna Mutiara, Monika Jufry, Hannie Hananto, Jeny Tjahyawati, dan Najua Yanti. Bukan kebetulan jika Allah mempertemukan mereka lantaran kesamaan profesi sebagai desainer busana muslim yang haus ilmu, serta ingin berkontribusi untuk masyarakat luas.

“Kelima founder ini, melihat semangat anak-anak muda yang telah bersatu lewat Hijabers Community, kenapa tidak, kita para kita para ibu-ibu dengan semangat yang sama seperti mereka bisa lebih baik berguna bagi masyarakat,” ungkap Mom Dian selaku Ketua HMC Bandung kepada Alhikmah September 2015 lalu.

“Itulah salah satu alasan kenapa HMC ini dibuat, supaya ibu-ibunya juga bisa memberikan kontribusi yang lebih baik,” lanjutnya.

HMC ini hadir untuk memberikan warna lain terhadap komunitas yang sudah ada. Sebagai wadah bagi muslimah untuk saling bertukar wawasan baik mengenai sosial kemasyarakatan (hablumminannas) maupun peningkatan ketaqwaan (hablumminallah).

“Visi yang diusungnya pun adalah menjadi sebaik-baik manusia yang bisa memberi manfaat untuk orang lain, dengan mengutamakan kebersamaan, saling menghormati perbedaan mazhab untuk mewujudkan Islam sebagai Rahmatan lil alamin,” tutur Mom Dian saat ditemui di Masjid TSM Bandung.

HMC tak hanya komunitas yang sekadar perkumpulan ibu-ibu di arisan. Namun mereka memiliki kegiatan rutin yang tentunya memberikan manfaat bagi orang banyak.

Mom Dian
Mom Dian

Selain itu, beberapa kegiatan pelatihan dan seminar, termasuk kegiatan sosial menjadi poin tambah bagi komunitas yang berbadan hukum yayasan ini. Kesamaan frekuensi yang dimiliki anggota, menurut Mom Dian menjadikan waktu luang yang ada setelah mengurus keluarga dimanfaatkan untuk kebaikan umat.

“HMC Bandung kegiatan rutinnya pengajian tiap bulan, kita banyak memberikan pelatihan gratis. Untuk para member, ada sharing misalnya sharing bisnis, seminar-seminar, bazar, cooking class kalau memang diperlukan. Sehingga menjadikan ibu-ibu yang keluar rumah itu harus ada benefitnya,” ujar Mom Dian.

Selain itu, imbuh Mom Dian, beberapa kegiatan HMC lainnya ada bazaar (menjual baju, makanan, kosmetik, keperluan komunitas), hiburan seperti bernyanyi menari, demo make up, fashion show. workshop kecantikan, mix n match fashion, hijabclass, menyulam, membatik, memasak dan banyak lagi.

“Intinya kegiatan yang bisa merangkul atau melibatkan semua anggota,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota komunitas yang telah diseleksi, biasanya diajak ke pameran di dalam dan  luar negeri. Kemudian mereka akan diarahkan untuk pendampingan ke perajin atau UKM di luar anggota. Hal ini bertujuan untuk mengangkat produk unggulan daerahnya masing masing. (LANJUT HAL 2)