HAM dalam Islam, Adian Husaini : Bukan Hak Asasi untuk Maksiat

HAM dalam Islam, Adian Husaini : Bukan Hak Asasi untuk Maksiat

0 139

ALHIKMAHCO,– Dalam propagandanya, sejumlah kelompok penyuka sesama jenis kelamin (homo) kerap berlindung di balik nama Hak Asasi Manusia (HAM). Menanggapi alibi ini, Ketua Program Doktoral Universitas Ibnu Khaldun, Adian Husaini menegaskan dalam Islam HAM itu tidak dalam konteks hak asasi untuk bermaksiat.

“Konsep HAM dalam Islam berbeda. Kita tidak mengenal hak untuk maksiat, atau hak untuk kafir. Tidak ada,” tukas ustaz Adian usai mengisi Bedah Buku di acara IBF 2016, Rabu (02/03/2016).

“Dalam undang-undang No 39 tahun 1999, jelas tertulis, pengertian HAM itu yang diberikan Tuhan yang Maha Esa, bukan HAM yang ada bersama dia lahir. Makanya bicara HAM harus hati-hati,” lanjutnya.

Ustaz Adian berpendapat, berbicara HAM jangan sepenuhnya menginduk konsep di Barat. Dunia Islam, katanya, tidak menerima HAM yang melanggar syariat. Seperti Bebas Beragama dan Menikah dengan siapa saja. Poin itu, imbuhnya, oleh Organisasi Kerjasama Islam (OKI) ditolak dalam Deklarasi Kairo.

“Konsep HAM harus diubah, jangan yang menantang Tuhan,” kata peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) ini.

Menangapi propaganda kaum LBGT yang mengarah pada anak-anak, Adian menyarankan kepada keluarga untuk bekerja sama saling mengawasi. Karena, menurutnya, hampir tidak mungkin mengawasi tiap detik di era digital seperti ini.

“Perlu ada dukungan dan pembentengan yang kuat dari keluarga. Biasakan saling bertausiyah dan berdo’a, agar terhindar dari pengaruh perilaku yang dilaknat Allah itu,” pungkasnya. (pnurullah/alhikmahco)