Gegap Gempita Warga Bogor Sambut Raja Salman

Gegap Gempita Warga Bogor Sambut Raja Salman

0 77

ALHIKMAHCO,– Riuh. Siang itu, Raja Salman beserta rombongannya baru saja dikabarkan keluar dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Namun, masyarakat telah menyesaki jalan-jalan sekitar Istana Bogor. Hangat , hendak menyambut sang raja.

Walikota Bogor, Bima Arya, memang menyatakan ada sekira 50 ribu siswa yang menanti 1500 orang dari negeri Timur Tengah itu. Dan benarlah, siswa-siswi SD, SMP, SMA berjejal di trotoar. Tangan mungil mereka menggenggam bendera kecil Indonesia dan Arab Saudi.

“Ngiiiing!” suara sirine itu meraung memekakkan telinga. Masyarakat mulai ramai, mata mereka kian berbinar. Leher terjulur ingin tahu.

Lalu, satu persatu, puluhan mobil melintas. Dimulai dari mobil Presiden Jokowi. Jendelanya setengah terbuka, berusaha menyapa balik warga yang antusias.

“Wooohhhhh!” warga Bogor mulai berseru-seru. Makin keras saat sebuah mobol dengan bendera Arab Saudi melintas.

“Allahu akbar!”

“Assalamu’alaikum, ahlan wa sahlan!”

Pekik mereka tak kunjung habis, meski tahu kecil kemungkinan sang raja mendengar. Sorak sorai terus bergemuruh.

“Raja Salman adalah penjaga dua kota suci, dan dia banyak menghibahkan harta untuk kemajuan umat. Sebagai muslim, kami merasa ada kedekatan psikologis,” kata Vera, warga Bogor yang diwawancarai Alhikmah, Rabu (1/3/2017).

Sementara itu, Bubun, guru Ibnu Hajar turut membawa serta anak didiknya. Ia menjelaskan, kegiatan penyambutan Raja Salman bisa menjadi edukasi memuliakan tamu.

“Sebagaimana anjuran Rasulullah, agar kita memuliakan tamu. Ini adalah tata krama yang baik,” kata Bubun.

Meski banyak warga Bogor antusias, ada pula yang merasa terusik. Sejumlah jalan ditengarai ditutup, pun dengan jalan tol sebagai pintu masuk langsung ke Istana Bogor.

“Macet di mana-mana karena jalan ditutup. Cuma Raja Salman saja, tapi heboh bukan main. Padahal kita tak tahu pasti alasan dia datang ke Indonesia,” ungkap Mohamad, seorang warga.

Sebanyak 1500 rombongan kerajaan Arab Saudi diperkirakan hadir ke Indonesia. Usai menyelesaikan lawatan kenegaraan selama 3 hari, kerajaan segera bertolak ke pulau dewata.