Gabungan Elemen Umat Islam Suarakan Penolakan LGBT ke DPRD Jabar

Gabungan Elemen Umat Islam Suarakan Penolakan LGBT ke DPRD Jabar

1 116
suasana pertemuan FUI dengan DPRD dalam aksi penolakan terhadap perkembangan LGBT | Dita/Alhikmahco

ALHIKMAHCO,– Gabungan elemen umat Islam dengan tegas menolak pengaruh dan perilaku kaum Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) berkembang di Indonesia. Penolakan ini disampaikan langsung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat.

“Kami mengecam keras dan menyatakan perlawanan untuk berbagai pihak baik itu agen, pelaku, dan sarana yang mendukung tindakan LGBT di wilayah NKRI,” kata yang mewakili elemen umat Islam, Roinul Balad di Gedung Sekertariat DPRD Jabar, Kamis (11/02/2016).

Ustaz Roin menambahkan, mereka juga mendukung sikap instansi pemerintah yang menilai perilaku LGBT sebagai gerakan kemunduran moral bangsa (demoralisasi). Perilaku yang dapat merusak dunia pendidikan masyarakat dalam bernegara dan beragama. Sebagaimana yang dinyatakan Mendikbud, Menristek, dan Menag dalam pelbagai lini media massa.

“Karenanya, kami mendukung dan mendorong judicial review Undang-undang tentang KUHP Pasal 292. Regulasi yang menyatakan bahwa perilaku menyimpang LGBT sebagai tindakan kriminal dan termasuk perzinahan,” sambungnya.

Terakhir, Ustaz Roin mengajak semua umat muslimin, baik tokoh ulama, lembaga dakwah, elemen mahasiswa, dan semua lapisan masyarakat untuk bekerjasama melawan tindakan LGBT ini. Dengan kegiatan dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan pembinaan keluarga-keluarga islami.

Pernyataan sikap itu dihadiri berbagai organisasi. Di antaranya Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Barat, Pemuda Persis, Pemuda Istiqomah, Muhammadiyah, ANNAS dan KAMMI Kota Bandung. (Dita/ed.pn/Alhikmahco).