Fahd Pahdepie Berbagi Pengalaman Menulis Novel “Jodoh”

Fahd Pahdepie Berbagi Pengalaman Menulis Novel “Jodoh”

0 203

ALHIKMAHCO,– Penerbit Bentang Pustaka mengadakan acara Talkshow dan Booksigning bersama Penulis Novel Jodoh, Fahd Pahdepie, Ahad (27/12/2015). Dalam acara yang dihelat di Gramedia Merdeka Bandung tersebut, Fahd membagi pengalamannya saat menulis buku terbarunya ini.

Menurutnya, saat menuliskan sesuatu, secara tanpa sadar seorang penulis akan mengambil satu bagian dari dirinya. Begitu pun dengan Fahd. Ia menyatakan, lima puluh persen dari isi buku Jodoh terinspirasi dari kisah cintanya bersama sang istri. Fahd menjadikan pengalaman pribadinya sebagai kerangka dasar dalam membuat novel Jodoh.

“Setengahnya memang diambil dari pengalaman pribadi, tapi kemudian latar, tokoh, dan alurnya saya modifikasi. Maka jadilah novel terbaru saya ini,” ungkapnya.

Ia mengaku, beberapa pembaca sempat memprotes tema tulisannya. Sebab tulisan barunya ini berbeda dengan beberapa bukunya yang lain seperti A Cat in My Eyes, Curhat Setan, atau Seribu Malam untuk Muhammad yang cenderung ringan, namun filosofis. Fahd mengakui tema dan gaya tulisannya memang terus berkembang dan berubah seiring berjalannya waktu.

“Perubahan ini memang tidak akan menyenangkan dan memuaskan semua. Tapi yang tidak pernah berubah dan tidak lepas dari tulisan saya adalah saya selalu mencoba mengajak pembaca refleksi melalui tulisan-tulisan saya,” tuturnya.

0cedf52a-7a1e-423d-a8cc-f79514ef8ff2
Booksigning Novel Jodoh karya Fahd Pahdepie

Pun saat ia menulis novel Jodoh, atau novel sebelumnya yang bertajuk Rumah Tangga. Fahd merasa perlu memilih tema yang dekat dengan pembacanya, seperti cinta. Namun tentu, katanya,ia sendiri pun menawarkan perspektif lain agar tema tersebut tetap bisa menjadi bahan refleksi.

Novel Jodoh sendiri berkisah mengenai dua orang yang saling mengasihi yang berusaha memaknai jodoh sebagai konsep yang masih misterius. Dalam buku ini, Fahd ‘berkelakar’ bahwa jodoh adalah cara seseorang mengeksekusi takdir, yang tak terpisahkan dari kehidupan seorang manusia. (Aghniya/Alhikmah)