Erdogan Ajak Para Pemimpin Dunia Bentuk Zona Aman di Syria

Erdogan Ajak Para Pemimpin Dunia Bentuk Zona Aman di Syria

ERDOGAN RECEP TAYYIP

ALHIKMAHCO,– Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengajak para pemimpin dunia untuk bersatu di belakang rencana pemerintah Turki, mengenai zona aman di wilayah dalam Syria, sebelum wilayah tersebut menjadi tuan rumah konferensi G20 mendatang.

Erdogan sendiri berulang kali didesak untuk membuat zona aman di Syria, yang membentang dari Azaz dan sebelah utara Jarablus. Wilayah tersebut merupakan tempat berdiamnya 2.2 juta pengungsi Syria yang saat ini dibantu warga Turki, yang juga bertindak melindungi wilayah Turki.

“Kita perlu mengambil langkah-langkah realistis, termasuk ide membangun zona aman dari teror,” kata Erdogan, seperti dilansir dari World Bulletin, Jumat (12/11/2015).

Ide Erdogan ini awalnya hanya mendapat respon hangat dari segelintir kekuatan dunia. Namun beberapa hari terakhir, terdapat indikasi dari Ankara, bahwa Barat menyepakati pendapatnya ini.

Erdogan menyiratkan bahwa wilayah-wilayah ini kelak akan dibersihkan dari ISIL, maupun pasukan Kurdi Syria, yang oleh Ankara dituduh sebagai cabang dari partai terlarang Partai Pekerja Kurdistan karena telah mengobarkan perang di Tenggara Turki. Kendati demikian, Erdogan masih belum bisa memastikan bagaimana zona aman tersebut akan dibuat.

Sementara itu, dalam mengurus para pengungsi Syria, pemerintah Turki telah menghabiskan dana sebanyak 8.5 miliar dollar. Ke depannya, pemerintah Turki akan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Uni Eropa terkait ratusan ribu migran yang mendarat di pesisir Eropa tahun ini. Mayoritas dari pengungsi ini mengambil risiko menyebrang laut dari Turki.

Melihat kondisi ini, Brussel memutuskan menurunkan bantuannya melalui kerjasamanya dengan Turki. Mereka menyumbangkan dana sebanyak 3.3 miliar dollar untuk membantu para pengungsi.

“Bantuan internasional membantu kami memberikan pelayanan yang lebih baik. Dan dana tersebut bukan untuk kesejahteraan kami, tapi semata untuk meningkatkan kualitas layanan,” kata Erdogan. (Aghniya/Alhikmah/Worldbulletin.net)