DPD Sayangkan Cara BNPT dan Kemenkominfo Blokir Situs Media Islam

DPD Sayangkan Cara BNPT dan Kemenkominfo Blokir Situs Media Islam

0 30

ALHIKMAH.CO,– Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris menyayangkan cara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam memblokir sejumlah situs media Islam yang dinilai sepihak. Ia juga mengimbau agar media-media tersebut siapkan tim advokasi dan menyusun strategi sistematis guna meng-counter tuduhan tersebut.

Fahira sangat menyayangkan cara berkomunikasi, baik BNPT sebagai pengadu, maupun Kominfo yang sama sekali tidak memberi penjelasan resmi kenapa harus ada pemblokiran. Kedua institusi ini harus paham bahwa persoalan pemblokiran situs ini sensitif dan dapat memancing kegaduhan publik.

“Publik sekarang ini kritis. Setiap kebijakan harus ada penjelasannya. Ini negara demokrasi, bukan rezim otoriter. Harus jelas batasan radikal seperti apa. Harus jelas dan ditunjukkan ke publik bukti berita atau informasi seperti apa yang disajikan media-media ini sehingga mereka harus diblokir. Kronologisnya harus jalas. Jangan pakai kaca mata kuda,” tukas Fahira.

Menurut Fahira yang juga Pengurus MUI Bidang Pendidikan dan Pengkaderan ini, harusnya BNPT lebih mengedepankan pelibatan masyarakat untuk menjadikan penyebaran paham terorisme sebagai musuh bersama. Kalau sudah menjadi gerakan sosial, maka masyarakat sendirilah yang akan aktif mencegah penyebaran paham-paham radikal yang menyebarkan kebencian serta kekerasan.

“Ini menyangkut persoalan ideologi. Jadi pendekatannya harus sosiokultural, di mana masyarakat dijadikan subyek bukan obyek. Jangan sampai upaya membendung paham-paham berbahaya ini malah menyuburkannya, karena kebijakan dan tindakan-tindakan yang kontraproduktif seperti ini,” tandas Fahira. (pnurullah/alhikmah/rilis)