Dituduh Teroris, Wahdah Islamiyah Tuntut Metro TV Minta Maaf

Dituduh Teroris, Wahdah Islamiyah Tuntut Metro TV Minta Maaf

0 56

ALHIKMAH.CO—Ormas Islam Wahdah Islamiyah menuntut Metro TV minta maaf karena memberitakan bahwa Wahdah Islamiyah bersama Ketua Umumnya Muhammad Zaitun Rasmin merupakan bagian dari jaringan terorisme di Indonesia dalam tayangan News Story Insight (NSI) 3 Januari 2016 lalu.

Zaitun Rasmin menegaskan bahwa tuduhan tersebut merupakan fitnah  dan mencemarkan nama baik dirinya juga Wahdah Islamiyah.

“Karena itu kami menuntut pihak Metro TV meralat pemberitaan tersebut juga melakukan permohonan maaf tiga hari berturut-turut,” kata Zaitun Rasmin dalam konferensi Pers, Senin (11/1/2016) di Jakarta. Selain itu, Zaitun Rasmin pun akan membawa kasus fitnah ini ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

“Jika tuntutan ini tidak diindahkan, maka secara terpaksa kami akan membawa ini ke ranah hokum,” tegasnya.

Hadir dalam Konperensi Pers tersebut tokoh Nasional yang mendukung upaya Wahdah Islamiyah agar membawa perkara ini ke ranah hukum seperti Hidayat Nurwahid (Wakil Ketua MPR), Iqbal Parewangi (DPD RI) Ustadz Yusuf Mansur, Adiyaksa Daud, Dr. Syafii Antonio, Bachtiar Nasir, Fahmi Salim (MUI), Cholil Nafis, (NU), Bobby Herwibowo, Syaikh Ali Jabeer, dll.

Wahdah Islamiyyah sendiri dikenal sebagai organisasi resmi berbasis di Sulawesi Selatan yang memiliki lebih dari 126 cabang di Indonesia dan bergerak di bidang pendidikan dan sosial. Sedangkan Ketua Wahdah Islamiyah M Zaitun Rasmin merupakan pengurus MUI Pusat sejak 2010, Wasekjen MUI kini, Pendiri MIUMI dan juga Ketua Ikatan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara. (mr/alhikmahco)