Dirjen PPMD Kemendes: Desa di Indonesia Belum Mandiri dan Berdaulat

Dirjen PPMD Kemendes: Desa di Indonesia Belum Mandiri dan Berdaulat

0 138
Ahmad Erani Yustika (taken by: Ricky Fatria, doc alhikmah)

ALHIKMAHCO,– Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Kementrian Desa, Ahmad Erani Yustika menyatakan desa-desa di Indonesia masih belum berdaya dan berdaulat secara pangan. Selama puluhan tahun, ada banyak pihak, terutama pemerintah yang memperhatikan masalah agraris. Namun menurutnya, selama puluhan tahun itu pula kedaulatan dan kemandirian belum terjadi di desa.

“Alih-alih, itu justru menyebabkan desa ketergantungan (pada perhatian itu) terus menerus,” katanya, dalam seminar dan workshop “Lumbung Desa” di Gedung Wahana Bakti Pos, Sabtu (27/8/2016).

Sebab itu, Ahmad Erani menegaskan harus adanya rancangan program yang memungkinkan mereka berdaulat, mandiri, dan berdaya dengan kekuatan dan potensi desa itu sendiri. Program itu, katanya, yang kemudian akan mengawal pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan, dan membantu tegaknya desa. Dan hal ini, tak lepas dari peran warga desa sebagai penggerak.

“Pihak lain harus dengan sukarela dalam posisi mendengarkan dan memfasilitasi warga desa. Karena, yang bisa merumuskan dan memutuskan masa depan desa adalah warga desa itu sendiri. Biarlah mereka, dengan pengalaman, pengetahuan, juga kebijakan yang dimiliki, yang mengembangkan desa. Kita ada di luar, hanya mendukung mereka agar tumbuh,” jelasnya.

Ia melanjutkan, sangat penting memberikan pengetahuan baru yang bisa diadopsi untuk pengembangan desa. Kendati demikian, ia menuturkan warga desa tetap harus didampingi dalam menjalankan program tersebut.

“Perubahan yang terlalu cepat akan menimbulkan keterkejutan bagi warga desa, yang kalau salah mendampingi, mereka akan merasa terisolasi dengan perubahan itu. Ini yang membuat partisipasi jadi kurang optimal terjadi di desa,” katanya. (Aghniya/Alhikmah)