Dijamin UUD 1945, MUI: Jangankan Kapolri, Presiden Juga Tidak Berhak Larang Demo

Dijamin UUD 1945, MUI: Jangankan Kapolri, Presiden Juga Tidak Berhak Larang Demo

0 546

ALHIKMAH.CO–Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain menegaskan kembali sikap MUI tentang Aksi Bela Islam,  menyatakan bahwa Kapolri tidak berhak melarang demo 2 Desember 2016 mendatang.

“Bagi yang ingin menyampaikan aspirasi itu dijamin oleh UUD 1945. Jangankan Kapolri melarang, Presiden juga nggak berhak melarang, jadi itu penuh hak mereka,” katanya saat ditemui JITU Islamic News Agency pada acara Rakernas MUI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, pada Rabu (23/11/16) malam.

Senada dengan itu, Tengku juga mengungkapkan bahwa MUI pun tidak bisa melarang hak yang sudah dilindungi undang-undang. “Nah itu hak mereka, masak MUI melarang melakukan haknya yang dilindungi oleh undang-undang dasar. Itu mustahil,” tuturnya. (baca: MUI Tegaskan Tak Pernah Larang Demo 2 Desember)

Tengku menilai, aksi tersebut merupakan respon masyarakat oleh sikap penegak hukum yang dianggap lamban menangani kasus Ahok. Oleh sebab itu, lanjutnya tidak ada yang boleh mengancam.

“Kawan-kawan tidak puas karena sudah tersangka tapi tidak ditahan. Kalau seperti ini kan menimbulkan ketidakpuasan. Ini (demo) hak mereka penuh, tidak ada satu pun yang boleh melarang apalagi mengancam,” imbuhnya.

Terkait dugaan makar yang dituduhkan polisi terhadap aksi tersebut, Tengku menilai itu menyakiti perasaan rakyat. “Oleh karena itu, tidak bisa seenaknya menuduh, itu menyakiti perasaan rakyat, khususnya umat islam yang tidak puas atas penanganan kasus Ahok ini,” tegasnya.

Reporter: Ali Muhtadin / JITU Islamic News Agency