Diberitakan Memeras Gereja, Ormas Islam Bandung Desak GBKP Klarifikasi dan Minta Maaf

Diberitakan Memeras Gereja, Ormas Islam Bandung Desak GBKP Klarifikasi dan Minta Maaf

0 102

ALHIKMAH.CO—Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) beserta ormas Islam dan elemen umat Islam Bandung mendesak pihak Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Bandung Timur Kawaluyaan untuk meminta maaf dan melakukan klarifkasi terkait pemberitaan di laman BBC yang menyebutkan ada dugaan pemerasan yang dilakukan ormas keagamaan Kota Bandung terhadap sejumlah gereja termasuk GBKP, Jumat (10/6/2016).

Awalnya, klarifikasi diharapkan dapat dilakukan di gedung GBKP Jl. Kawaluyaan no 10 Kecamatan Batununggal Bandung. Ormas Islam sudah berkirim surat resmi kepada pihak gereja, namun pihak gereja tak kunjung memberikan kabar hingga saat didatangi GBKP nampak kosong.

Camat Batununggal Hendrawan akhirnya memfasilitasi pertemuan diadakan di Kantor Kelurahan Jatisari. Pertemuan tetap dilangsungkan bersama Camat dan Kapolsek Batununggal beserta perwakilan ormas Islam tanpa kehadiran pihak berwenang GBKP dengan alasan sibuk pekerjaan.

“Sehubungan dengan pemberitaan BBC Indonesia tentang indikasi adanya pemerasan oleh ormas keagamaan Islam kepada gereja, kami ormas Islam mendesak BBC, Komnas HAM, dan pihak GBKP menyatakan kebohongan berita tersebut, melakukan klarifikasi dan meminta maaf,” tegas Sekjen Dewan Dakwah Jabar M Roinul Balad yang juga mewakili ormas Islam Bandung dalam pertemuan tersebut.

“Jika tidak, maka mereka sudah menebar fitnah dan mengadu domba ormas di bulan suci ini. Kami akan adukan secara hukum jika tidak meminta maf kepda umat Islam dan jika pernyataan fitnah tersebut tidak dicabut,” tegas Roin.

Roin mengaku kecewa dengan ketidakhadiran pihak berwenang dari GBKP. Padahal secara baik-baik, ormas Islam sudah meminta secara resmi mereka bertemu. “Ini menandakan tidak ada itikad baik dari mereka, seakan melempar bola panas, jadinya antar ormas Islam sendiri bisa saling curiga. Mereka tidak memiliki adab yang baik,” pungkasnya. (mr/alhikmahco)