Demi Rayakan Paskah Yahudi, Israel Larang Warga Palestina Masuki Masjid

Demi Rayakan Paskah Yahudi, Israel Larang Warga Palestina Masuki Masjid

0 44

ALHIKMAHCO,– Otoritas Kependudukan Israel menutup Masjid Ibrahimi bagi umat Islam, agar memudahkan mereka melakukan peribadatan paskah yahudi. Larangan melakukan aktivitas di masjid yang terletak di sebelah selatan Tepi Barat ini diberlakukan selama dua hari sejak 26 April 2016.

Dalam hal ini, Menteri Wakaf Palestina, Yousef Ideis tak terima dengan keputusan sepihak Israel ini. Ia menyerukan pergerakan sesegera mungkin demi menyelamatkan masjid tersebut, dan mengakhiri agresi yang terus menerus dilancarkan Israel.

Ia menilai, keputusan Israel mengosongkan masjid untuk peribadatan para Yahudi adalah pelanggaran atas hak-hak umat Islam. “Apalagi, jika mengingat Masjid Ibrahimi ini merupakan situs penting bagi umat Islam,” katanya.

Selain itu, ia juga menyebut Israel telah melarang disuarakannya azan di masjid lebih dari 160 kali selama kurun waktu tiga bulan. Ideis melanjutkan, pihak Israel telah secara gencar menguatkan kebijakan yang menguatkan Yahudi di sekitar masjid.

Ia melihat, Israel tengah berupaya agar warga-warga Palestina menjaug dari masjid. Terbukti dengan semakin sengitnya penyerangan ke wilayah situs-situs Islam berada, termasuk di Hebron.

“Mereka mencegah orang-orang di bawah usia 25 tahun memasuki masjid, dan berusaha mengendalikan situasi di wilayah itu,” ungkapnya.

Ia mengecam tindakan Israel melemahkan eksistensi umat Islam Palestina di masjid. Menurutnya, semua tersebut dimaksudkan agar Israel bisa mencengkram warga Palestina dengan lebih kencang.

Ia pun berharap ada gerakan internasional yang bisa menghentikan langkah Israel ini. (Aghniya/Alhikmah/Middleeastmonitor.com)