Dalam Silaturahmi Muallaf, Seorang Peserta Ceritakan Pengalamannya Masuk Islam

Dalam Silaturahmi Muallaf, Seorang Peserta Ceritakan Pengalamannya Masuk Islam

0 97

ALHIKMAHCO,– Hari itu, ratusan orang yang mayoritas adalah muallaf, memadati “Silaturahmi Muallaf se-Bandung Raya dan Pengajian Umum” di Masjid Agung Trans Studio Bandung. Salah seorang peserta, Koko Jinto, berkenan membagi pengalamannya pada Alhikmah.

“Tidak ada paksaan ketika saya memutuskan untuk memeluk agama Islam,” kata Koko Jinto, Ahad (23/4/2017).

Koko Jinto menuturkan, ia telah memeluk Islam sejak Oktober 2016. Namun keluarga besar dan sang istri belum mengetahui jika ia telah memeluk Islam. Hanya sebagian kecil teman-temannya yang telah mengetahui ia menjadi seorang mualaf.

Terdapat kisah menarik ketika Koko Jinto masuk Islam. Dia menemukan hadits tentang seseorang yang apabila masuk Islam, maka seluruh dosanya akan dihapus.

“Kala itu teman saya mengajak saya untuk menikmati hal-hal yang dilarang oleh Islam, menurutnya tidak apa-apa selama saya belum bersyahadat. Ketika itu bisa saja saya menerima ajakannya. Ibaratnya melakukan dosa sepuasnya, toh semua dosa saya nantinya akan dihapus ketika saya bersyahadat nanti. Namun, saya memilih untuk tidak mengikuti,” kisahnya.

Setelah memeluk Islam, banyak perubahan yang dialami. Misalnya, yang paling terasa adalah dari segi bermacam urusan, Koko Jinto merasa segalanya menjadi terasa lebih mudah dan lancar.

“Pun, setelah memeluk Islam, saya menjadi orang yang taat beribadah. Bukan karena saya orang yang shaleh tetapi Islam lebih mengikat dan ketat daripada Kristen yang lebih permisif dengan konsep penebusan dosanya. Saya tidak menemukan konsep tersebut dalam Islam, sehingga membuat saya lebih berhati-hati dalam berbuat,” pungkasnya. (narita/sarah/tita/ed.agh)