Blokir Media Islam, BNPT Dianggap Praktekan Islamophobia

Blokir Media Islam, BNPT Dianggap Praktekan Islamophobia

0 26

ALHIKMAH.CO,– Berita mengejutkan beredar ketika pemerintah melalui Kementrian Komunikasi & Informatika (Kemenkominfo) memblokir sejumlah situs media Islam akhir Maret kemarin. Pemblokiran yang didasari Surat dari Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) No.149/K.BNPT/3/2015 ini memblokir situs yang disinyalir mengajarkan paham radikal.

Menanggapai hal ini, pengurus Mahasiswa Pecinta Islam (MPI) menyatakan pemblokiran ini jelas melanggar hak asasi warga negara khususnya umat Islam di Indonesia. Sebab bertentangan dengan Undang-Undang dan Konstitusi. Seperti UU Pers No. 40 Tahun 1999.

“Tindakan pemblokiran ini jelas-jelas menandakan permusuhan aparat negara, khususnya BNPT kepada umat Islam. Ini merupakan ekspresi dari Islamophobia yang dipraktekkan secara nyata oleh BNPT dengan fokus mendiskreditkan Islam. Sungguh, Ini sebuah ironi yang terjadi di sebuah negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia,” ungkap Ketua MPI Mushthafa Akhyar

Karenanya MPI mendesak Kemenkominfo untuk mencabut situs Islam yang diblokir tadi. “Kami mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham) untuk mengusut pelanggaran HAM yang dilakukan BNPT dan Kemenkominfo yang memblokir situs media Islam online secara sepihak.

Selain itu, MPI juga mengimbau kepada seluruh umat Islam di Indonesia untuk melakukan perlawanan terhadap kesewenang-wenangan aparat negara. Sebab menurut, Mushthafa, hal ini merupakan ekspresi dari Islamophobia yang mereka terapkan dengan meniru pratek Islamophobia yang dijalankan oleh negara-negara asing. (pnurullah/alhikmah.rilis)