Bersama Ustadz Hanan Attaqi, Kajian Rutin MT Miska Bahas Tafsir QS Al...

Bersama Ustadz Hanan Attaqi, Kajian Rutin MT Miska Bahas Tafsir QS Al Ahzab: 30-35

0 166

ALHIKMAH.CO—Majelis Taklim Miska di kajian rutinnya kali ini membahas tafsir QS Al Ahzab ayat 30-35 bersama Ustadz Hanan Attaqi Lc, Senin (23/11/2015) bertempat di Demoss Hijab and Fashion Jalan Buah Batu No 149 Bandung.

Diawali dengan tartil QS Al Ahzab ayat 30-35 bersama jamaah, Ustadz Hanan Attaqi memaparkan tafsir ayat tersebut yang membahas tentang wanita. Dalam QS Al Ahzab ayat 34, Allah SWT menggunakan kalimat ‘Allah Maha Lembut, Maha Mengetahui’, artinya Allah memberi peringatan kepada kaum wanita dalam hal ini istri-istri nabi dengan lembut.

“Dalam QS Al Ahzab ayat 32, diartikan bahwa istri-istri Nabi tidak seperti perempuan-perempuan lain, maksud perempuan-perempuan lain disini adalah istri-istri dari para sahabat Nabi, bukan perempuan pada umumnya, karena kalau kisah dibalik ayat ini istri-istri nabi itu lagi membandingkan dirinya dengan istri para sahabat,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, Ustadz Hanan menyebutkan bahwa ketika ayat tersebut turun, istri-istri Nabi sedang marah karena Nabi tidak bisa membelikan perhiasan kepada mereka seperti yang dilakukan sahabat Nabi (Abu Bakar, Umar) kepada istri-istrinya.

“Bahwa Allah membandingkan istri nabi dengan istri para sahabat yang juga solehah dan beriman, sehingga ada yang disebut fiqh khusus istri-istri Nabi, salah satunya bahwa istri nabi tidak boleh menikah lagi seumur hidupnya setelah nabi wafat, ada lagi bahwa istri nabi menggunakan cadar ketika keluar rumah. Sehingga jika ada wanita yang tidak memakai cadar tidak masalah dan jangan dipaksakan sebab itu termasuk fiqh khusus istri nabi, begitupun sebaliknya jika ada yang menggunakan cadar jangan menjadi suatu permasalahan,” tuturnya.

Sementara sambung Ustadz Hanan, ada juga fiqh khusus keluarga nabi, salah satunya bahwa keluarga nabi (ahlul bait) tidak boleh memakan makanan hasil sedekah, dan hanya keluarga nabi yang bisa menolong satu sama lain diakhirat nanti, sementara selain keluarga nabi putus nasabnya, dan semua ini merupakan ketetapan Allah SWT. (dita/alhikmahco).