Bahas Kesalehan Sosial, KH Miftah Faridl Luncurkan Buku Terbaru

Bahas Kesalehan Sosial, KH Miftah Faridl Luncurkan Buku Terbaru

0 78
Peluncuran buku terbaru KH Miftah Faridl

ALHIKMAH.CO—Masjid Salman ITB menggelar Kajian rutin Sabtu Duha, sekaligus peluncuran buku terbaru karya Ulama kesohor Bandung Prof. KH. Miftah Faridl berjudul Kumpulan Khutbah Miftah Faridl : Kesalehan Sosial Menuju Masyarakat Ideal, Sabtu (28/11/2015) di Ruang Utama Masjid Salman ITB Bandung.

Alhamdulillah, saya bersyukur di tengah kesibukan masih bisa menulis walaupun berupa tulisan populer yang tidak terlalu mendalam. Di buku ini saya mengkhususkan bagaimana memaknai hari-hari besar, seperti Idul Fitri, Idul Adha, Nuzulul Quran dalam kaitannya tidak hanya habluminallahu, tetapi juga habluminannass,” ujar Kiai Miftah yang juga Ketua MUI Kota Bandung.

KH Miftah Faridl menjelaskan bahwa di satu sisi melihat keadaan umat Islam saat ini kita mesti bersyukur dengan ada peningkatan kesadaran beribadah kepada Allah. Ia mencontohkan misalnya dengan semakin banyaknya orang yang melaksanakan shaum sunnah di kantor-kantor, banyak karyawan shaum sunnah bahkan kantornya khusus menyiapkan makanan untuk berbuka.

Kemudian, selain puasa marak juga praktik zikir hingga membahas kitab kuning yang dulu hanya bisa dilihat di kampung-kampung. “Kkini sudah banyak orang-orang kota melakukan hal tersebut,” katanya. Belum lagi misalnya menjamurnya orang yang melaksanakanHaji dan Umroh.

“Iya di satu sisi ibadah mahdhoh-nya baik, namun di sisi lain ibadah ghairu mahdhoh masyarakat negara ini masih perlu penyadaran. Hilangnya ajaran Islam di negeri ini, kejujuran menjadi sesuatu yang sulit didapat, krisis kesantunan,” sambung Ketua Dewan Pembina Sinergi Foundation ini.

Ia pun mengatakan justru malah negara lain yang notabene tidak mempelajari Islam tapi mereka menerapkan ajaran Islam seperti kejujuran, sopan santun, keberanian, misalnya di Jepang. Menurutnya, perlu ada penyadaran diri sosial, karena Islam bukan hanya habluminnallahu, tapi juga habluminnanas.

Membangun masyarakat yang baik dan ideal harus diawali dengan kesalehan sosial. Memberi tahu kepada masyarakat bahwa Islam itu unggul, Islam itu produktif, Islam itu ideal, jujur, disiplin, santun, ini adalah hal yang sangat penting. Banyak umat Islam yang tidak menunjukkan perilaku seorang Muslim dan belum mencerminkan ajaran Islam,” pungkasnya. (dita/alhikmahco).