Anjuran Rasul, Berbaktilah pada Kedua Orang Tuamu!

Anjuran Rasul, Berbaktilah pada Kedua Orang Tuamu!

0 179
pict form_berbaktikepadaorangtua.com

Berbakti kepada orang tua adalah perbuatan yang sangat dianjurkan. Sebab, orang tua adalah kerabat terdekat yang jasanya tidak terhingga, kasih sayangnya besar sepanjang masa, sehingga tidak aneh, bila Allah memberikan kedudukan terhormat karena peranan orang tua. Hal ini sesuai dengan hadits berikut ini : dari Abdullah bin Mas’ud r.a “Aku bertanya kepada Rasulullah tentang amal-amal yang paling utama dan dicintai Allah? Nabi SAW menjawab, Pertama shalat pada waktunya, kedua berbakti kepada kedua orang tua, ketiga jihad di jalan Allah” [HR. Bukhari I/134). [i]

Akhlak berbakti kepada orang tua, senantiasa dikaitkan dengan keimanan kepada Allah. Dari itu, sebagian ulama menyimpulkan bahwa keimanan seseorang tidak akan berarti, selama dia tidak berbakti kepada kedua orang tuanya. Salah satu bukti ayatyang menyandingkan hal tersebut, terdapat pada ayat berikut: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak,,” (QS. an-Nissa [4]: 36).

Allah memerintahkan kepada manusia, untuk mencintai, menghormati, dan memelihara orang tua, bagaimanapun kondisinya. Walaupun kedua orang tuanya berlainan agama. mereka tetap berhak mendapatkan kebaikan dari anaknya. Dalam hal ini Allah SWT telah memberi petunjuk dalam firman-Nya : dan kami perintahkan kepada manusia, berbuat baiklah kepada ibu dan bapaknya. Ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah, dan menyapihnya selama dua tahun. (QS. lukman [31]: 14)

Salah satu sikap berbakti kepada orang tua, adalah dengan tidak menyakiti perasaan mereka lewat perkataan. Seperti dalam firman-Nya : …dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (QS. al-Isra [17]: 23) [ii]

Demikianlah, betapa Allah mengutamakan kedua orang tua dan memerintahkan umat-Nya untuk berkhidmah pada mereka. Selain itu juga Allah memberi ancaman kepada siapapun yang mendurhakai kedua orang tua. Sebagaimana dalam hadits berikut ini : Rasulullah bersabda, maukah kalian aku kabarkan tentang dosa-dosa besar yang paling besar? Yaitu mereka yang mempersekutukan Allah dan mendurhakai kedua orang tua. (HR. Bukhari). [iii]

 

[i] Ibnu Hajar Al Asqalani, (2002),  Fathul Baari, Syarah Shahih Bukhari, Jakarta  selatan, Pustaka Azam, hlm. 9

[ii] Rosihan Anwar, (2008), Akidah Akhlak, Bandung : Pustaka Setia, hlm. 231-235

[iii] Imam adz-Dzahabi, (2007) Dosa-dosa Besar, Solo: Pustaka Arafah, cet. 5, hlm. 68