Akademisi UIN Bandung Sebut Indonesia dan Malaysia Miliki Komitmen Tinggi Bayar Zakat

Akademisi UIN Bandung Sebut Indonesia dan Malaysia Miliki Komitmen Tinggi Bayar Zakat

1 15

ALHIKMAH.CO – Hari kedua Seminar Internasional Filantropi Islam ke-3 yang diselenggarakan Indonesia Magnifance of Zakat (IMZ) di Bandung, bertajuk Tata Kelola Kelembagaan Zakat di Asia Tenggara. Salah satu pemateri dari akamedisi UIN Bandung, Nur Rohman mengatakan berdasarkan riset pada 2012, bangsa-bangsa di Asia Tenggara khususnya masyarakat Indonesia dan Malaysia memiliki komitmen sangat tinggi dalam membayar kewajiban zakat.

“Di Malaysia 93 persen masyarakat muslimnya berkeinginan kuat membayar zakat. Bahkan,  di Indonesia bahkan tinggi, sekitar 98 persen,” jelasnya saat menyampaikan materi di Hotel Golden Flower Bandung Selasa (04/03/2015).

Artinya, imbuh Nur Rohman, dari situ kita melihat potensi zakat di Indonesia dan Malaysia sama-sama besar. Karena komitmen dan kesadaran masyarakat muslimnya tinggi dibanding negara-negara muslim lain. Sebut saja Pakistan yang 89 persen, atau Bangladesh hanya sekitar 78 persen.

“Pada masa Megawati sampai SBY, kurang lebih 10 tahun, pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat tinggi, Tetapi menurut para ekonom dalam pertumbuhan ekonomi itu juga dibarengi nilai kesenjangan antara si miskin dan si kaya yang tinggi juga,” ujarnya.

Nur Rohman juga menjelaskan kiat mengatasi masalah ketimpangan ini, dengan membuat rambu-rambu yang sudah memadai dalam UU Zakat. Karena kepentingannya sudah sama yaitu menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional.

“Bagaimana zakat ini bisa difungsikan untuk mengurangi kemiskinan dan mengurangi ketimpangan antara si kaya dan si miskin,” tandas Nur Rohman. (Dita/Alhikmah)