Akademi Al Qur’an Gagas Gerakan Berantas Buta Huruf Qur’an

Akademi Al Qur’an Gagas Gerakan Berantas Buta Huruf Qur’an

0 143

ALHIKMAHCO,– Terdorong dari riset Institut Ilmu Al Qur’an, Akademi Al-Qur’an menggagas gerakan pemberantasan buta huruf Al Quran. Pasalnya, hasilnya mengatakan 65 persen kaum muslimin di Indonesia belum bisa membaca Al Quran.

“Sisanya kan 35 persen. Namun itu pun terbagi lagi, 80 persen dari sisanya tadi, bisa membaca tapi tidak memperhatikan kaidah tajwid,” ungkap Pimpinan Akademi Al Qur’an Wildan kepada Alhikmah di Jakarta, belum lama ini.

Di dalam program berantas buta huruf alquran ini ada beberapa kegiatan pembinaan. Di antaranya, bimbingan membaca Al Qur’an, pra tahsin, dan tahsin. Selain itu, program yang digagas lainnya ada Santri Ramadhan, Petualangan bersama Al-Qur’an, dan klinik bacaan Al-Qur’an.

“Bimbingan membaca Al-Qur’an in, ada beberapa level, bagi yang belum bisa baca atau yang dari nol (level dasar), kita buat buku panduan sendiri, nanti mereka akan dipandu dari sana,” ungkap Ustaz Wildan.

Bila sudah lancar, imbuh Wilnda, masuk pada program Pra Tahsin, untuk memperbaiki panjang pendeknya. Lalu, Tahsin, perbaikan huruf-huruf yang misalnya memiliki padanan pengucapan kata yang mirip.

Yayasan yang bergerak tahun 2014 ini telah memiliki lebih dari 500 anak binaan. Selain itu, Wildan menambahkan, mereka juga menginisiasi program sosial, mengajar baca al quran untuk para dhuafa dan penghuni lapas. (pn/alhikmahco)