Abdurrahman bin Auf, Masuk Surga dengan Langkah Kaki yang Tenang

Abdurrahman bin Auf, Masuk Surga dengan Langkah Kaki yang Tenang

0 45
ilustrasi from kabar mekkah

ALHIKMAHCO,– Selain khadijah, sahabat Rasulullah yang dijamin syurga karena pengorbanan hartanya adalah Abdurahman bin Auf. Dia dilahirkan kira-kira sepuluh tahun setelah tahun Gajah dan termasuk orang yang terdahulu masuk Islam. Dia berhijrah sebanyak dua kali dan ikut serta dalam perang Badar dan peperangan lainnya Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu dikenal sebagai hartawan, sahabat yang sangat dermawan dan gemar dalam berinfak fi sabilillah.

Ketika berhijrah ke Madinah, Abdurrahman dipersaudarakan dengan Sa’ad ibnu Arabi al-Ausani. Ia memberikan sebagian harta dan menawarinya seorang calon istri. Namun, Abdurrahman bin Auf hanya berkata, “Semoga Allah Swt. memberkahi hartamu dan keluargamu, tunjukkanlah kepadaku di mana pasar.”

Abdurrahman bin Auf memang pebisnis yang handal. Dengan modal secukupnya ia berjualan keju dan minyak samin, bangkit dan mampu menikah dengan salah seorang perempuan Anshar.

Dalam beberapa waktu, Abdurrahman bin Auf menjadi orang kaya. Suatu ketika Rasulullah Saw, berkata kepadanya, “Wahai Abdurrahman bin Auf, kamu sekarang menjadi orang kaya dan kamu akan masuk surga dengan merangkak. Maka pinjamkanlah hartamu agar lancar kedua kakimu” (HR. Al-Hakim).

Pernyataan itu membuat Abdurrahman bin Auf berpikir keras yang pada akhirnya menuju pada satu kesimpulan, menginfakkan hartanya di jalan Allah Swt. Ia berkata, “Kalau bisa aku ingin masuk surga dengan melangkah (berjalan kaki)”. Abdurrahman bin Auf pun memberikan separuh hartanya untuk dakwah Rasulullah Saw.

Di antaranya ketika Perang Tabuk, “Abdurrahman bin Auf bersedekah 4.000 dinar. Bahkan sepeninggal Nabi Muhammad, Abdurrahman menyedekahkan 40.000 dinar [setara dengan 17 kilogram emas], dan membiayai perbekalan perang sebanyak 500 ekor unta. Mayoritas kekayaan berasal dari dunia perdagangan.” (Adz-Dzahabi, Siyar A’lam An-Nubala’, 1/81)

Sebelum wafat, Abdurrahman bin Auf menginfakkan 400 dinar hartanya untuk peserta perang Badar  yang masih hidup. Setiap orang mendapatkan empat dinar termasuk Ali bin Abi Thalib ra., dan Ustman bin Affan ra. Ia juga memberikan hadiah kepada Umul Mukminin (janda-janda Nabi Saw). Karenanya, Aisyah ra., pun berdo’a untuknya, “Semoga Allah Swt memberi minum kepadanya air dari mata air salsabila di surga”. []