80 Orang Terpilih Se-Indonesia Ikuti Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji

80 Orang Terpilih Se-Indonesia Ikuti Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji

0 442

ALHIKMAHCO,– Guna meningkatkan pelayanan terhadap jamaah ibadah haji reguler dan ibadah haji khusus, Kementerian Agama bekerjasama dengan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji di Hotel el Royale, Jalan Merdeka No. 2, Braga, Sumur Bandung. Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan, dari tanggal 26 Oktober 2 November 2017.

“Kegiatan ini sesuai dengan kebijakan pemerintah melalui keputusan Ditjen PHU nomor B26/2016 tentang pedoman pendaftaran haji reguler yang di dalamnya disebutkan bahwa setiap pembimbing wajib memiliki sertifikat Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji,” jelas Panitia Sertifikasi Manasik Haji bagian Akademik, Asep Iwan, di Hotel el Royale, Jumat (27/10/2017).

Sertifikat Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji ini, tambahnya, selain untuk pembimbing juga bagian  dari landasan akreditasi KBIH. Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang No. 13 tahun 2008 tentang penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

“Dengan adanya pembimbing yang berkualifikasi dan tersertifikasi diharapkan layanan dalam KBIH tersebut akan semakin lebih baik sehingga jamaah lebih nyaman, tenang, dan terpenuhi kebutuhannya selama beribadah haji.”

Calon peserta yang mengikuti sertifikasi ini sebanyak 80 orang yang diseleksi dari 172 calon berasal dari 110 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) se-Indonesia. “Untuk lolos menjadi peserta perlu memenuhi beberapa syarat diantaranya portofolio, pernah melaksanakan ibadah haji, mampu berbahasa Inggris dan Bahasa Arab, dan memiliki kemampuan leadership.”

Selama satu pekan ini, peserta akan menerima berbagai materi sebagai bekal dalam membimbing jamaah. Materi yang disampaikan diantaranya Ta’limatul Haj, character building, praktek manasik haji, fikih haji, bimbingan haji untuk wanita, dan etika akhlak haji.

“Setelah lulus sertifikasi ini, diharapkan dapat membuktikan kualifikasi kelayakan dari sertifikat tersebut. Dalam pelayanan terhadap jamaah mereka harus profesional, memberikan pencerahan, memberikan pelayanan terbaik, sebab melayani dan memuliakan tamu Allah itu luar biasa. Bahwa haji merupakan ritual ibadah, tapi melayani orang yang ibadah pun termasuk ibadah,” tuturnya.

Salah seorang peserta, perwakilan dari PT Manajemen Mihrob Qalbi, Ahmad Rosyidin Mawardi amat antusias mengikuti Sertifikasi Pembimbing Manasik Penyelenggara Ibadah Haji Khusus. “Tentunya karena kita sudah disertifikasi menjadi profesional mudah-mudahan jamaah semakin yakin dengan pembimbingnya yang telah diakui oleh Kemenag, karena ilmunya mumpuni,” pungkasnya. (nurma)