Masyarakat Indonesia Kutuk Serangan Gas Beracun ke Idlib Suriah

Masyarakat Indonesia Kutuk Serangan Gas Beracun ke Idlib Suriah

0 59
Aksi di depan Kedubes Suriah, Jumat (7/4/2016). pic.JITU

ALHIKMAH.CO–Suriah kembali berduka. Serangan gas beracun kembali ditumpahkan rezim Suriah kepada warga di Idlib. Ratusan orang tewas dan lima ratusan lainnya terluka, termasuk anak-anak akibat serangan biadab ini. Serangan gas klorin yang dilakukan oleh pesawat-pesawat tempur milik Rezim Bashar ini dinilai sebagai yang serangan terburuk dalam perang enam tahun di wilayah Idlib.

Menurut Kepala Direktorat Kesehatan Idlib, Munzir Khalil, hampir semua instalasi kesehatan diserang. Bahkan rumah sakit pusat yang telah mengobati 30.000 warga Suriah setiap bulan juga dihancurkan oleh rezim.

Koordinator Aliansi Merah Putih Peduli Suriah Nurdin Hamdani mengecam keras apa yang dilakukan pemerintah Suriah terhadap rakyatnya sendiri. “Kami mengutuk serangan gas beracun rezim Suriah yang telah membunuh warga sipil tak berdosa di Suriah di Idlib,” katanya dalam rilis yang diterima Alhikmah Kamis (6/4/2017).

Ia pun mendesak agar dunia bersikap dan berupaya menghentikan serangan rezim terhadap warga. “ Kami  menyerukan kepada masyarakat Indonesia untuk berdoa dan mengulurkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan penderitaan warga Suriah,” tambahnya.

Aliansi Merah Putih Peduli Suriah juga menuntut PBB segera memberikan sanksi kepada rezim Basyar Asad dan negara-negara yang terlibat dalam pembantaian rakyat sipil Suriah sekalipun negara-negara tersebut anggota Dewan Keamanan PBB.

Seperti  diketahui, Aliansi Merah Putih Peduli Suriah terdiri dari Spirit of Aqsa (SoA), Majelis Az-Zikra, Sinergi Foundation, Sapa Islam, Road 4 Peace, Auction4Humanity, Charity4Syria, Human Right Care for Palestine, Islampos Aid, Mahasiswa Pecinta Islam, Syam Organizer, KAMMI, Sahabat Al Aqsha, Sahabat Suriah, Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), World Human Care, Hilal Ahmar Society Indonesia. (mr/alhikmahco)