Kang Romel : Media Islam Diblokir Sepihak, Bukti Kemunduran Kebebasan Pers

Kang Romel : Media Islam Diblokir Sepihak, Bukti Kemunduran Kebebasan Pers

0 49
pict.fb

ALHIKMAH.CO,– Terkait pemblokiran 22 media Islam online oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada Senin (30/03/2015) kemarin, salah satu dosen Jurnalistik UIN Bandung, Asep Syamsul Romli turut memberikan komentarnya. Menurutnya ini merupakan kemunduran bagi kebebasan pers di Indonesia.

Dikatakan Kang Romel, sapaan akrabnya, “Ini membuktikan bahwa rezim sekarang yang berkuasa, anti terhadap Islam,” ujarnya saat dihubungi alhikmah, Selasa (31/03/2015).

Menurutnya, bila ada penyimpangan dalam pemblokiran terhadap media Islam perlu ditunjukan buktinya, sebelah mana yang dianggap radikal oleh Kominfo dan BNPT tersebut. Jika sebagian atau semua situs tersebut ternyata tidak terbukti sebagai situs penggerak paham radikalisme dan/atau sebagai simpatisan radikalisme, imbuhnya, maka Kemenkominfo melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), UUD 1945, dan UU Pers.

“Kasus ini salah satu dalih atau cara lain seperti pembredelan saat zaman Soeharto dulu, mereka hanya cari-cari alasan untuk menutupi dan memberhentikan syiar Islam melalui media,” ungkap Romel sapaan khasnya.

Kang Romel juga mengungkapkan kalau media yang diblokir ini tidak terbukti radikal, maka Kominfo atau BNPT bisa digugat ke pengadilan. “Kalau perlu kepung saja istana Presiden oleh media yang diblokir itu, tunjukkan pada mereka bagaimana kekuatan pers bersatu,” tegas Kang Romel. (Dita/pnurullah/alhikmah)