Di Pengajian Alhikmah #3, KH Athian Ali Ungkap Pentingya Akidah yang Benar

Di Pengajian Alhikmah #3, KH Athian Ali Ungkap Pentingya Akidah yang Benar

0 115

ALHIKMAH.CO — Manajemen Tabloid Alhikmah bekerjasama dengan Majelis Taklim Garem Garem menggelar pengajian rutin di Aula Training Centre, Gedung Wakafpro 99-Jalan Sidomukti No. 99 Bandung, Kamis (19/03/2015) bersama KH Athian Ali M, kali ini tema yang diangkat adalah “Membentengi Umat dari Pengaruh Akidah Sesat”.

“Dalam QS Al-Asr, Allah mengawali firmannya dengan sumpah ‘Wal asr’ (Demi Masa), bukan hanya saat tertentu tapi disetiap saat manusia terancam rugi, lalu Allah swt mengecualikan bagi manusia yang tadi rugi, kecuali mereka yang memenuhi empat kriteria, yaitu mereka yang beruntung, dan bahagia kehidupan dunia dan akhiratnya,” ungkap KH Athian Ali selaku Dewan Syariah Sinergi Foundation.

Ustadz Athian meneruskan bahwa empat perkara pengecualian pada QS AL-Asr yang pertama adalah Allazii na amanuu (orang yang beriman), kedua wa’amilusshoolihaati (beramal shaleh), ketiga wa tawaashoubil haqqi (saling berpesan dengan kebenaran), yang keempat wa tawaashou bissabri (saling berpesan dengan kesabaran), mereka yang memiliki empat kriteria ini kemudian terhindar dari kerugian dunia dan akhirat.

“Kita lihat, kriteria pertama adalah keimanan, dalam QS Ibrahim ayat 24-25, keimanan itu diibaratkan oleh Allah seperti akar sebuah pohon, kita tahu persis kalau akar pohon itu sudah rusak tidak bisa lagi menopang bertahan hidup, maka seperti itulah sia-sianya hidup seorang manusia yang sudah memiliki aqidah tidak benar, dimata Allah nilai amal shalehnya nol, tidak bernilai sedikitpun,” ungkap Ustadz Athian.

Ustadz Athian menjelaskan bahwa keimanan itu sesuatu yang paling penting dimiliki oleh seorang manusia kalau dia ingin selamat dunia dan akhirat, menurut salah satu hadits Rasulullah, “Barangsiapa yang sampai akhir hayatnya, sampai saat-saat sakaratul maut dia masih tetap berpegang dengan prinsip aqidah yang benar dan didasari oleh kalimat tauhid Laa Illa ha illa allahu pasti dia masuk surga”.

“Kalau boleh saya ibaratkan kalimat tauhid itu seperti tiket seseorang untuk masuk surga, tiketnya adalah aqidah yang benar. Berapapun banyaknya amal kita kalau tiket itu tidak ada, tidak akan masuk surga, jadi hal pertama yang harus kita selamatkan adalah akidah. Masalah aqidah ini jelas, hitam putih tidak ada yang abu-abu, kalau tidak benar berarti sesat,” jelas Ustadz Athian. (Dita/Alhikmah).