16 April, Fahira Idris Instruksikan Relawan Pantau Minimarket

16 April, Fahira Idris Instruksikan Relawan Pantau Minimarket

0 81

ALHIKMAH.CO,– Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) Fahira Idris menginstruksikan Relawan Anti Miras untuk memantau minimarket di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan terkait batas tolerensi yang diberikan Kementerian Perdagangan akan berakhir Kamis, (16/04/2015) esok, apakah masih jual minuman beralkohol (minol) atau tidak.

Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi selama tiga bulan masa tolerensi yang diberikan Permendag No.06/2015, Fahira menyatakan masih banyak minimarket yang menjual bebas minol. “Toleransi hampir tiga bulan ini ditujukan agar minimarket bisa bersih-bersih, bukan menghabiskan stock minolnya dengan menjual kepada siapa saja. Kami menerima ribuan email yang melaporkan kebandelan minimarket ini,” tukas Wakil Ketua Komite III DPD ini.

Menurut Fahira, ini bentuk dukungannya terhadap kebijakan (Kemendag) untuk mengawasi jika ada minimarket yang masih berani menjual minol. Ia menambahkan, relawan akan turun langsung ke lapangan, mengumpulkan semua data dan fakta utamanya foto dan lokasi minimarket, lalu menyerahkannya ke Kemendag atau disperindag setempat.

“Jadi yang harus dicatat, kita cuma mengawasi, bukan sweeping, cara kita elegan, bukan dengan kekerasan” ujar Fahira di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta (15/04/2015).

Fahira berpendapat kebijakan Kemendag ini akan lebih efektif bila didukung penuh kepala daerah. Mulai dari gubernur, bupati, hingga walikota sangat menentukan efektivitas peraturan larangan minimarket menjual minol

Ia berharap Kepala Daerah juga memberi instruksi khusus kepada jajarannya terutama dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) dan Satpol PP untuk lebih proaktif mengawasi minimarket dan toko-toko pengecer di wilayahnya masing-masing.

“Saya harap kepala daerah berinisiatif mengeluarkan instruksi atau peraturan kepala daerah untuk lebih mengintensifkan pengawasan ini. Karena, dengan terbitnya Permendag ini otomotis mengugurkan peraturan kepala daerah yang masih memerbolehkan miras di jual di minimarket,” tandas Fahira lagi. (pnurullah/alhikmah)