Yuk, Intip Teduhnya Masjid Tertua di Ghana Ini

Yuk, Intip Teduhnya Masjid Tertua di Ghana Ini

0 3

ALHIKMAHCO,– Masjid bersejarah memang memiliki daya tarik tersendiri, sebagaimana Masjid tertua di Negara Ghana. Seperti apa bangunan masjid tersebut, seorang traveler muslim bernama Adam Kelwick berkesempatan berkunjung dan menuliskan pengalamannya dengan cukup apik. dilansir dari Ilmfeed, berikut laporan pandangan mata Adam Kelwick ihwal masjid tertua di Ghana.

Kami memiliki waktu luang beberapa jam dan mengunjungi Masjid Larabanga. Masjid ini merupakan masjid tertua dan salah satu situs sejarah paling penting di Afrika Barat yang dibangun pada tahun 1400-an. Cukup menakjubkan, bukan!

Pada awalnya mereka mengatakan kami tidak diijinkan untuk memotret di dalam masjid. Saya menjelaskan bahwa saya ingin mengambil gambar untuk meningkatkan kepedulian terhadap sejarah masjid tersebut, yang kemudian diijinkan oleh Imam.

Ada kemungkinan ini merupakan foto resmi ruangan dalam masjid yang pernah ada.

?.

larabanga-mosque

Masjid Larabanga merupakan masjid tertua di Ghana dan ditemukan pada awal tahun 1400-an oleh Ibrahim Ayuba al-Ansari yang dikirim ke sini dari Madinah al-Munawwara oleh syaikhnya.

larabanga-mosque-ilmfeed-2

Ini merupakan pintu masuk kecil untuk masuk ke dalam masjid. Bagian yang di cat hitam di bagian bawah ini dapat dikatakan sebagai pondasi asli masjid tersebut.

larabanga-mosque-ilmfeed-3

ghana-oldest-mosque-ilmfeed-2

Meskipun area Larabanga merupakan daerah dengan temperatur panas, di dalam masjid tetap dingin dikarenakan masjid tersebut dibangun dari lumpur. Pohon hitam melengkung yang menyokong atap yang dibawa dari hutan terdekat. Kayunya begitu padat sehingga terdengar seperti logam ketika diketuk.

larabanga-mosque-ilmfeed-4

ghana-oldest-mosque-ilmfeed

Ini adalah salah satu jamaah. Masjid penuh oleh jamaah di setiap waktu shalat. Saat Jumatan, lebih dari 100 pria dan wanita memenuhi bangunan kecil tersebut, dengan 100 lebih lagi yang shalat di luar masjid.

ghana-oldest-mosque-ilmfeed-3

larabanga-mosque-ilmfeed-6

Dikatakan bahwa penemu masjid, Ibrahim Ayuba al-Ansari dikubur di bawah tempat ini, di mana sebuah pohon tumbuh. Penduduk lokal mengatakan ahwa dia berasal dari Bani al-Najjar, suku yang sama dengan ibunda Nabi Muhammad SAW.

Setiap tahun buah-buahan dan daun dari pohon yang berusia 500 tahun ini dipetik dan dibagikan di antara suku yang berbeda. Hal itu, bermakna mengajak semua orang untuk berbagi dan meningkatkan kedamaian, keselarasan, dan persaudaraan diantara mereka.

larabanga-mosque-ilmfeed-7

Perasaan yang saya rasakan setelah membungkukkan badan melalui pintu kecil dan kemudian melangkah ke dalam masjid sungguh tak terlukiskan. Ini mengingatkan saya akan perasaan ketika memasuki al-Madinah al-Munawwara. 

larabanga-mosque-ilmfeed-8

Setiap tahun setelah musim hujan, penduduk lokal di Larabanga datang bersama-sama dan memperbarui lumpur di luar masjid dan mengecatnya kembali. Cabang pohon bertugas sebagai tanda untuk menunjukkan level dan ketinggian setiap bagian selama proses tersebut.

larabanga-mosque-ilmfeed-9

Bertemu Imam Osman Sulaiman yang memimpin shalat lima waktu di masjid Larabanga. Kami juga bertemu dengan dua saudara laki-lakinya dan ditunjukkan foto almarhum ayah mereka setelah kembali dari Haji, ia adalah imam besar dia seluruh area, semoga Allah memberkahinya.

larabanga-mosque-ilmfeed-10

Ruang kecil di atas mihrab yang dapat diakses melalui atap masjid merupakan tempat penemu masjid, Ibrahim Ayuba al-Ansari menggunakan waktunya sendirian untuk membaca Al-Qur’an, merenung, dan berdoa. (pnsf/Alhikmah/ilmfeed)